Pemkab Berau Gelar Bimtek Budaya Kerja Berbasis Nilai BerAKHLAK

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

‎‎KALTIMTARA.ID, BERAU — Komitmen Pemerintah Kabupaten Berau dalam memodernisasi pola kerja aparatur memasuki babak baru. Melalui inisiasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), sebuah simposium penguatan budaya kerja digelar dengan menggandeng Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Balikpapan sebagai mitra strategis pada Senin (9/3/2026).

‎Agenda yang diselenggarakan di Ballroom SM Tower ini menjadi titik tolak bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan reorientasi terhadap nilai-nilai organisasi. Tujuannya jelas, yakni memastikan birokrasi tidak hanya bekerja berdasarkan rutinitas, tetapi berpijak pada standar moral dan efektivitas yang tinggi.

‎Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said menekankan bahwa esensi dari reformasi birokrasi terletak pada kesamaan paradigma di setiap lini pemerintahan. Menurutnya, pemahaman yang seragam mengenai tanggung jawab profesi adalah kunci utama peningkatan kualitas pelayanan publik.

‎”Kita bergerak dari sekadar pemahaman konseptual menuju implementasi praktis. Setiap OPD dituntut untuk mampu menerjemahkan nilai-nilai kerja ke dalam fungsi teknis mereka masing-masing agar dampak positifnya langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

‎Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa produktivitas daerah merupakan akumulasi dari performa kolektif tiap unit kerja. Oleh karena itu, internalisasi nilai ‘BerAKHLAK’ (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) diposisikan sebagai harga mati dalam menjalankan roda pemerintahan.

‎Urgensi transformasi ini terlihat dari skala besar organisasi yang dikelola. Mengacu pada data terbaru BKPSDM Berau, saat ini terdapat 9.623 personil yang menggerakkan roda pemerintahan di Berau. Kekuatan ini terdistribusi ke dalam beberapa kategori:

‎1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 4.602 orang
‎2. PPPK (Penuh Waktu) sebanyak 3.475 orang
‎3. PPPK (Paruh Waktu) sebanyak 1.546 orang

‎Secara sektoral, tenaga pendidik masih menjadi tulang punggung dengan 2.527 guru, diikuti oleh 1.577 tenaga kesehatan, serta 736 tenaga teknis yang tersebar di berbagai pos strategis.

‎Alih-alih sekadar menjadi pendengar, para perwakilan OPD diarahkan untuk menyusun rencana aksi yang konkret dan terukur. Langkah ini akan dikukuhkan melalui deklarasi bersama sebagai bentuk janji suci aparatur terhadap pengabdian mereka.

‎”Loyalitas adalah refleksi dari kepatuhan kita pada aturan dan dedikasi dalam menjalankan amanah negara. Integritas inilah yang akan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tutup Said.

‎Sinergi antara Pemkab Berau dan BPPK Balikpapan ini diharapkan mampu melahirkan budaya kerja yang resilien, adaptif terhadap perubahan, dan berkelanjutan bagi masa depan Bumi Batiwakkal.


‎Penulis: Dewi Ayu