KALTIMTARA.ID, TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengahdiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau dengan agenda menghasilkan Rekomendasi atas Laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Berau Tahun Anggaran 2025. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD Kab. Berau pada Selasa siang (31/03/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto dan didampingi oleh Wakil Ketua II DPRD, Sumadi. Serta dihadiri oleh anggota DPRD dan jajaran perangkat daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau.
“Laporan Keterangan Pertanggungjawaban merupakan kewajiban kepala daerah kepada DPRD yang memuat hasil penyelenggaraan urusan pemerintahan selama satu tahun anggaran. Laporan ini menjadi cerminan kinerja pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2021–2026,” ujar Gamalis.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah berkontribusi dalam penyusunan dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2025 sehingga dapat diselesaikan sesuai rencana dan disampaikan tepat waktu.
Dalam paparannya, Gamalis menjelaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Berau tahun 2025 difokuskan pada percepatan pengembangan ekonomi kerakyatan dan peningkatan daya saing investasi, sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi “Berau Unggul, Sejahtera, dan Berdaya Saing Berbasis Sumber Daya Manusia dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam Secara Berkelanjutan.”
Dari sisi keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Berau mencatat realisasi pendapatan daerah tahun 2025 sebesar Rp5,07 triliun atau 94,57 persen dari target. Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp5,47 triliun atau 90,66 persen dari anggaran yang ditetapkan.
Gamalis juga memaparkan sejumlah indikator pencapaian makro pembangunan daerah, di antaranya penurunan tingkat kemiskinan dari 5,08 persen pada tahun 2024 menjadi 4,44 persen pada tahun 2025, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 77,17 menjadi 77,72.
Namun demikian, pertumbuhan perekonomian Kabupaten Berau pada tahun 2025 tercatat mengalami perlambatan menjadi 2,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 7,28 persen. Kondisi ini dipengaruhi oleh menurunnya sektor pertambangan yang masih mendominasi struktur perekonomian daerah.
“Diperlukan upaya penguatan sektor unggulan, peningkatan investasi, serta optimalisasi belanja pemerintah untuk menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.
Pada sektor pelayanan dasar, Pemerintah Kabupaten Berau mencatat peningkatan pada sejumlah indikator pendidikan dan kesehatan, termasuk tingginya angka partisipasi pendidikan dasar serta penurunan signifikan angka kematian ibu dan bayi.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat desa, penguatan UMKM dan koperasi, peningkatan investasi, serta pengembangan sektor pariwisata dan pertanian sebagai penopang ekonomi daerah.
Dalam bidang digitalisasi, hingga tahun 2025 pemerintah daerah telah menghadirkan 1.000 titik WiFi gratis di seluruh kampung sebagai bagian dari penguatan pelayanan publik berbasis elektronik.
Berbagai prestasi juga berhasil diraih Pemerintah Kabupaten Berau sepanjang tahun 2025, baik di tingkat nasional maupun provinsi, di antaranya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, mendapat penghargaan reformasi birokrasi, serta berbagai penghargaan di bidang pariwisata, UMKM, dan pelayanan publik.
Mengakhiri penyampaiannya, Wakil Bupati Gamalis menyerahkan sepenuhnya proses evaluasi LKPJ kepada DPRD Kabupaten Berau serta mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.
“Marilah kita jalin sinergi dan kerja sama untuk membangun Kabupaten Berau menjadi daerah yang unggul, makmur, maju, dan sejahtera,” tutupnya.
Penulis : Prokopim
Editor : Tim













Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.