KALTIMTARA.ID, TANJUNG REDEB – Pagelaran seni budaya Sasak Lombok tak sekadar menjadi hiburan dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 Kabupaten Berau. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi warga Sasak untuk mempererat silaturahmi dan menjaga tradisi di tanah rantau.
Pagelaran yang digelar 25-26 September 2026 tersebut mendapat dukungan dari masyarakat Sasak yang berada di Berau.
Ketua Panitia, Musaini, mengatakan kegiatan itu digelar untuk mempertemukan masyarakat Sasak sekaligus menjaga hubungan antarwarga Lombok di Berau.
“Intinya untuk menyambung silaturahmi sesama warga Lombok,” kata Musaini.
Sekitar 200 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Masyarakat umum juga dipersilakan menyaksikan pagelaran secara gratis.
Musaini berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bersama bagi warga Sasak sekaligus memperkenalkan kesenian Lombok kepada masyarakat Berau.
Sementara itu, Ketua Umum KKSL Kabupaten Berau, Hairudin, mengatakan masyarakat Lombok telah ikut berkontribusi dalam pembangunan Berau di berbagai bidang.
“Banyak anak-anak Lombok yang sudah ikut mengisi dan membangun Berau, baik di bidang ini maupun bidang lainnya,” ujarnya.
Menurut Hairudin, budaya Sasak perlu terus dilestarikan agar kesenian dan tradisi Lombok tetap hidup sekaligus dikenal sebagai bagian dari keberagaman budaya di Berau.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat digelar secara rutin. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga budaya Sasak sekaligus memperkuat keberagaman budaya di Kabupaten Berau.
“Harapannya, kebudayaan Sasak Lombok bisa menjadi salah satu bagian dari kebudayaan di Berau,” pungkasnya.
Penulis : Tim













Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.