Pemkab Berau Siapkan 200 Ribu Bibit Kakao Buat Kelompok Petani

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai memperluas budidaya kakao dengan menyiapkan 200 ribu bibit untuk ditanam di lahan seluas 200 hektare.

Bibit tersebut secara bertahap disalurkan kepada delapan kelompok tani yang berada di enam kampung sentra kakao di Berau.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengecek langsung kesiapan bibit di lokasi persemaian UPT Pertanian Kecamatan Sambaliung, Sabtu (3/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas bibit sebelum didistribusikan kepada petani.

Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian. Pengadaan bibit merupakan tindak lanjut usulan Pemkab Berau kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia.

Sri Juniarsih mengatakan pengembangan kakao menjadi salah satu fokus perkebunan daerah. Potensi tersebut dinilai masih terbuka karena kakao Berau telah memiliki pasar hingga luar negeri.

“Bantuan untuk 200 hektare ini sudah siap disalurkan. Kami berharap petani benar-benar memanfaatkannya untuk meningkatkan produksi,” katanya.

Menurutnya, peningkatan luas tanam harus dibarengi dengan perawatan dan pendampingan agar bantuan bibit tidak berhenti pada tahap penanaman.

Pemkab Berau akan melibatkan organisasi perangkat daerah terkait dan tenaga penyuluh untuk mendampingi petani. Pemerintah daerah juga berencana mengusulkan tambahan pupuk dan bibit untuk memperluas areal tanam.

“Kita akan terus memberikan pendampingan, termasuk mengusulkan bantuan pupuk dan tambahan bibit untuk perluasan areal tanam,” ujarnya.

Sri Juniarsih menargetkan pengembangan kakao dapat meningkatkan produksi sekaligus memberi dampak terhadap pendapatan petani.

Selain mengecek persemaian, Bupati juga meninjau perkebunan kakao di Kampung Birang, Kecamatan Gunung Tabur. Kakao dari wilayah tersebut telah melalui proses fermentasi dan dipasarkan hingga ke sejumlah negara.

Dengan tambahan 200 hektare areal tanam, Pemkab Berau berharap produksi kakao daerah semakin kuat dan mampu memenuhi pasar nasional maupun internasional.(*)

Penulis: Tim
Editor : Dewi