KALTIMTARA.ID, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau kembali melakukan perombakan birokrasi. Sebanyak 11 pejabat pimpinan tinggi pratama resmi dirotasi oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Selasa (7/4/2026).
Langkah ini menjadi sinyal penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat kinerja pemerintahan di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
Dalam arahannya, Sri Juniarsih menegaskan, pergeseran jabatan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari strategi meningkatkan efektivitas birokrasi. Ia mengingatkan, setiap posisi yang diemban adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan ini bukan hanya soal posisi, tetapi kepercayaan. Saudara dipilih melalui penilaian objektif dan diharapkan mampu membawa perubahan positif di perangkat daerah masing-masing,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tantangan aparatur di era keterbukaan informasi. Menurutnya, kinerja ASN kini tidak lepas dari sorotan publik, sehingga integritas dan profesionalisme menjadi keharusan.
“ASN harus adaptif, berintegritas, dan menjadi teladan. Masyarakat hari ini semakin kritis, jadi kerja kita harus benar-benar terasa,” ujarnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bupati mendorong pejabat yang baru dilantik untuk lebih inovatif dalam menyusun program kerja, tanpa mengorbankan kualitas pelayanan.
“Walau anggaran terbatas, pelayanan publik tidak boleh menurun. Harus tetap cepat, tepat, dan berkualitas,” tambahnya.
Adapun 11 pejabat yang mengalami rotasi jabatan yakni:
- Mustakim Suharjana, dari Kepala DLHK menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan
- Andi Marewangeng, dari Kepala Dishub menjadi Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan
- Junaidi, dari Kepala DTPHP menjadi Staf Ahli bidang Keuangan dan SDM
- Jaka Siswanta, dari Staf Ahli bidang Keuangan dan SDM menjadi Kepala BKPSDM
- Lita Handini, dari Kepala Disbun menjadi Kepala DTPHP
- Zulkifli Azhari, dari Kepala Disnakertrans menjadi Kepala DLHK
- Anang Saprani, dari Kepala Satpol PP menjadi Kepala Disnakertrans
- Rusnan Hefni, dari Staf Ahli bidang Pembangunan dan Ekonomi menjadi Kepala Dishub
- Rakhmadi Pasarakan, dari Kepala Dinas Pangan menjadi Kepala Disdamkarmat
- Rabiatul Islamiah, dari Kepala DPPKBP3A menjadi Kepala Dispusip
- Yudha Budisantosa, dari Kepala Dispusip menjadi Kepala Disbudpar
Sri Juniarsih menutup arahannya dengan menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak ditentukan oleh individu, melainkan kekuatan kerja tim yang solid.
“Bangun sinergi, perkuat koordinasi. Karena hasil kerja kita akan dinilai dari dampaknya bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)
Penulis : Tim













Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.