Ket Foto : Istimewa
KALTIMTARA.ID, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau tengah memasuki fase krusial dalam perjuangan mendorong kawasan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat menjadi bagian dari geopark nasional Indonesia. Penilaian tim asesor nasional dalam waktu dekat akan menjadi penentu masa depan kawasan strategis tersebut.
Pemerintah Kabupaten Berau kini terus mematangkan berbagai persiapan jelang asesmen nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 5 hingga 10 Juli 2026.
Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, mengatakan seluruh tim lintas sektor sedang bergerak untuk memastikan setiap aspek penilaian dapat dipenuhi secara optimal.
Menurutnya, kesiapan Berau terus diperkuat melalui serangkaian simulasi lapangan dan evaluasi teknis.
“Tim kami sudah melakukan trial kedua ke beberapa lokasi yang nantinya akan menjadi tujuan tim penilai nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, persiapan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang turut memberikan pendampingan selama proses menuju asesmen.
Berbagai catatan dan masukan dari hasil evaluasi sebelumnya kini sedang dikebut untuk segera dituntaskan.
Muhammad Said menegaskan seluruh perangkat daerah diminta aktif terlibat karena penilaian geopark bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi.
“Banyak masukan dan catatan yang harus kita penuhi. Kami berharap seluruh perangkat daerah bisa terlibat aktif membantu,” tegasnya.
Keterlibatan lintas sektor dinilai menjadi kunci utama, mengingat asesmen geopark mencakup berbagai aspek penting, mulai dari konservasi, edukasi, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan ekonomi berbasis kawasan.
Bagi Berau, target dari asesmen ini bukan sekadar meraih status formal sebagai Geopark Nasional.
Lebih dari itu, pengakuan nasional dinilai akan membuka peluang besar bagi pengembangan wilayah, termasuk mendatangkan investasi baru.
Muhammad Said menilai status Geopark Nasional dapat menjadi pintu masuk bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.
Dengan pengakuan tersebut, kawasan Sangkulirang-Mangkalihat diproyeksikan memiliki daya tarik lebih besar di sektor pariwisata, konservasi, dan investasi.
“Harapan kita tentu Geopark Sangkulirang-Mangkalihat bisa masuk menjadi Geopark Nasional,” katanya.
Ia optimistis, jika target tersebut tercapai, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh daerah dan masyarakat.
“Dengan banyaknya investasi yang masuk, tentu akan ada banyak kemudahan dan manfaat yang bisa kita peroleh,” pungkasnya.
Kini, hitung mundur menuju asesmen nasional pun dimulai. Berau menaruh harapan besar agar kawasan Sangkulirang-Mangkalihat mampu menembus pengakuan nasional dan menjadi kekuatan baru bagi pembangunan daerah.(Adv)
Penulis: Tim













Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.