Lakukan Sidak Ke SPBU, Ini Yang Ditemukan Bupati

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, TANJUNG REDEB- Persoalan BBM di Berau belum sepenuhnya selesai. Saat stok mulai dipastikan aman, Pemkab Berau justru menemukan praktik pengisian yang dinilai tidak sesuai aturan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU.

Sidak dipimpin langsung Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Rabu (9/9/2026), menyasar dua SPBU, masing-masing di Kecamatan Sambaliung milik Gunawan dan Kecamatan Gunung Tabur milik Haji Lukman.

Temuan tersebut menjadi sorotan karena terjadi di tengah kelangkaan BBM yang sebelumnya menyebabkan antrean panjang dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Sri Juniarsih menegaskan, stok BBM saat ini tersedia. Namun, pembelian tetap harus mengikuti batas yang telah ditetapkan agar distribusi tidak timpang.

Untuk Pertalite, kendaraan roda empat maksimal membeli 25 liter, sedangkan sepeda motor dibatasi 5 liter.

Sementara pembelian Pertamax dibatasi maksimal Rp50 ribu untuk sepeda motor dan Rp400 ribu untuk kendaraan roda empat.

“BBM dipastikan aman dan stoknya ada untuk hari ini maupun besok,” tegas Sri Juniarsih.

Menurutnya, aturan tersebut bukan untuk membatasi masyarakat, tetapi menjaga agar BBM tidak menumpuk pada pembeli tertentu dan dapat dinikmati secara merata.

Apalagi, kuota BBM Berau masih menjadi salah satu persoalan yang harus dikendalikan pemerintah daerah.

Bupati juga meminta masyarakat ikut menjadi pengawas. Jika menemukan kendaraan yang diduga melakukan pembelian berulang dalam satu hari, masyarakat diminta segera melaporkannya.

“Pemerintah daerah hadir untuk melindungi masyarakat sebagai konsumen,” ujarnya.

Pengawasan SPBU akan menjadi bagian penting dalam menjaga distribusi BBM sekaligus mencegah kelangkaan kembali terjadi.

Pemkab Berau menilai persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan stok, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan pengendalian inflasi daerah.

“Sidak ini menjadi sinyal bahwa ketika pasokan mulai normal, kami tidak ingin ada celah dalam proses penyaluran,” tegasnya.

Dalam sidak tersebut, Bupati didampingi Kepala Diskoperindag Eva Yunita, Kepala Diskominfo Didi Rahmadi, Kepala Dishub Rusnan Hefni serta tenaga teknis Diskoperindag.

Penulis : MAL

Editor : Dewi