Berau Fokus Tuntaskan Pembangunan RSUD dan Pengembangan Pariwisata

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, TANJUNGREDEB -Wacana penghentian bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada 2027 memunculkan perhatian sejumlah daerah, termasuk Berau.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten memastikan agenda pembangunan prioritas tetap berjalan dan tidak bergantung pada satu skema pendanaan semata.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menegaskan, dua sektor utama yang saat ini menjadi fokus Pemerintah Daerah (Pemda) adalah penyelesaian pengembangan RSUD Tanjung Redeb dan percepatan penguatan sektor pariwisata sebagai penopang ekonomi masa depan.

Menurutnya, pengembangan RSUD menjadi prioritas karena menyangkut layanan dasar masyarakat. Proyek tersebut saat ini terus berjalan dan didampingi oleh TBUPP bersama tenaga ahli.

“Rumah sakit tetap jadi prioritas utama. Itu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dituntaskan,” ujarnya.

Selain sektor kesehatan, Pemkab juga mulai memperkuat arah pembangunan ekonomi berbasis wisata. Sri Juniarsih menyebut, sektor pariwisata menunjukkan pertumbuhan yang menjanjikan dan menjadi salah satu andalan baru di luar sektor ekstraktif.

Karena itu, pemerintah kini fokus memperbaiki akses menuju sejumlah destinasi wisata unggulan. Menurutnya, pembangunan jalan menuju kawasan wisata telah dibicarakan langsung dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar dapat menjadi bagian dari dukungan pembangunan daerah.

“Pariwisata terus kami dorong, termasuk akses jalan ke lokasi wisata yang harus ditingkatkan,” katanya.

Ia menilai potensi wisata Berau semakin kuat, terlihat dari jumlah kunjungan yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Tahun ini, kunjungan wisatawan disebut telah mencapai sekitar 92 ribu orang, angka yang dianggap mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Di tengah isu penghapusan Bankeu, Sri Juniarsih optimistis hubungan komunikasi dengan pemerintah provinsi tetap membuka ruang dukungan. Menurutnya, proyek infrastruktur wisata juga berkaitan dengan kepentingan daerah secara lebih luas.

“Wisata Berau ini bukan hanya untuk daerah, tapi juga membawa nama Kalimantan Timur,” tegasnya.

Ia menilai, selama koordinasi berjalan baik, pembangunan tetap bisa didorong melalui sinergi lintas pemerintah. Sebab, penguatan destinasi wisata Berau juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan wisata unggulan di Indonesia timur. (Adv)

Penulis: Dewi /Tim