Pemkab Berau Resmi Adopsi Panduan Pendidikan Antikorupsi Nasional Guna Pertegas Integritas Generasi Muda ‎

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan komitmen penuh terhadap penguatan karakter bangsa melalui adopsi bahan ajar dan panduan pendidikan antikorupsi yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat. Agenda peluncuran strategis ini diikuti secara virtual oleh jajaran pimpinan daerah di Ruang Video Conference Diskominfo Kabupaten Berau pada Kamis (14/05/2026).

‎Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Berau, Hj. Sri Juniarsih Mas, didampingi Wakil Bupati H. Gamalis, serta kepala perangkat daerah terkait. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas peluncuran nasional yang menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai kejujuran sebagai fondasi utama menuju visi Indonesia Emas 2045.

‎Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam arahannya menekankan bahwa capaian akademis harus berjalan selaras dengan kekuatan moral. Menurutnya, buku panduan yang diluncurkan bukan sekadar teori tambahan, melainkan instrumen untuk membentuk budaya jujur di lingkungan sekolah.

‎“Semua keterampilan melalui kegiatan pembelajaran harus bermuara pada penguatan dan pembentukan karakter bangsa,” ujar Abdul Mu’ti yang disimak secara seksama oleh jajaran Pemkab Berau.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua KPK Setyo Budiyanto memaparkan pentingnya peningkatan Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan nasional yang saat ini berada pada angka 69,60. Melalui panduan ini, diharapkan siswa mampu menguasai kompetensi kunci seperti ketaatan aturan, pengelolaan etika, dan pemahaman amanah.

‎Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa Pemkab Berau mendukung penuh implementasi ini di seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Berau. Bagi Bupati, pendidikan antikorupsi adalah investasi jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan pembangunan daerah yang bersih.

‎”Pendidikan antikorupsi sangat penting ditanamkan sejak dini agar anak-anak memiliki karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah pondasi utama dalam menciptakan generasi masa depan Berau yang berintegritas tinggi,” tegas Bupati Sri Juniarsih.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menambahkan bahwa keberhasilan program ini menuntut kerja sama yang solid antara birokrasi, institusi pendidikan, dan orang tua. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan mengawal distribusi dan penerapan bahan ajar ini agar tidak hanya menjadi dokumen administratif, tetapi benar-benar terimplementasi dalam perilaku keseharian siswa.

‎”Pemerintah Kabupaten Berau siap mendukung implementasi ini secara menyeluruh. Kita ingin memastikan bahwa generasi penerus kita tumbuh dengan moral dan etika yang kuat, sehingga mereka siap menghadapi tantangan zaman tanpa mencederai nilai-nilai kejujuran,” pungkas Gamalis.

‎Peluncuran ini diharapkan menjadi momentum transformasi bagi sistem pendidikan di Kabupaten Berau, di mana sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi inkubator bagi lahirnya pemimpin masa depan yang bersih dan berwibawa. (Adv)

Penulis : Dewi