Bupati Cup 2026 Berakhir, Sport Fishing Derawan Buktikan Potensi Besar Ekonomi Biru Berau

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, PULAU DERAWAN – Berau Fishing Tournament Bupati Cup 2026 Season II resmi berakhir, Minggu (12/7/2026). Di balik persaingan 61 tim pemburu ikan terbaik, ajang ini kembali menegaskan bahwa sport fishing bukan sekadar olahraga, melainkan penggerak ekonomi biru yang mampu menghidupkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat pesisir.

Turnamen dengan total hadiah Rp166,5 juta itu ditutup langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di Pulau Derawan. Selama dua hari pelaksanaan, ratusan peserta dari berbagai daerah memenuhi perairan Derawan dan turut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal.

Pelaku UMKM, penyedia transportasi laut, pengelola penginapan hingga nelayan yang menyewakan kapal merasakan dampak langsung dari meningkatnya kunjungan peserta dan tamu yang datang mengikuti turnamen.

Ketua Panitia Berau Fishing Tournament Bupati Cup 2026, Andi Marewangeng, mengatakan antusiasme peserta menunjukkan bahwa turnamen tersebut memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan sebagai agenda sport tourism unggulan Kabupaten Berau.

“Tahun ini peserta datang dari berbagai daerah, bahkan ada tamu dari Bali, Kalimantan Utara hingga Malaysia. Event seperti ini harus terus dikembangkan karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, mempromosikan pariwisata, mendukung UMKM, sekaligus membuka peluang usaha bagi nelayan melalui penyewaan kapal,” ujarnya.

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan penyelenggaraan Fishing Tournament merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi kelautan dan pariwisata secara bersamaan.

Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan serta ikut mempromosikan keindahan Kepulauan Derawan kepada masyarakat luas.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi besar menjadi destinasi sport fishing yang mampu menarik wisatawan sekaligus memperkenalkan kekayaan bahari yang kita miliki,” katanya.

Menurutnya, sektor kelautan dan perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, pemanfaatannya harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pembangunan sektor kelautan harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, dan pengembangan usaha masyarakat pesisir,” tegasnya.

Pada kategori umum, Langas FC keluar sebagai juara pertama dengan nilai 74,80 poin dan membawa pulang hadiah Rp40 juta. Posisi kedua ditempati Walesta 2 dengan 57,70 poin yang memperoleh Rp35 juta, sedangkan Fishermans Dream berada di peringkat ketiga dengan nilai 56,60 poin dan hadiah Rp25 juta. Ketiga pemenang juga menerima masing-masing satu unit freezer dari Bupati Berau.

Selain kategori utama, panitia turut memberikan penghargaan untuk kategori spesies ikan kakap, kerapu, tuna, barracuda, serta penghargaan Kapten Terbaik yang diraih Arman.

Menutup kegiatan tersebut, Sri Juniarsih memastikan Pemerintah Kabupaten Berau akan terus memperkuat pembangunan sektor kelautan melalui modernisasi alat tangkap ramah lingkungan, pengembangan kawasan budidaya, penguatan UMKM hasil perikanan, hingga hilirisasi produk lokal.

Ia berharap Berau Fishing Tournament Bupati Cup terus menjadi agenda tahunan yang mampu mengangkat nama Pulau Derawan sebagai destinasi sport fishing nasional sekaligus memperkuat implementasi ekonomi biru yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan.

“Ajang ini bukan sekadar perlombaan memancing, tetapi wujud bagaimana potensi laut dapat menghadirkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian alam,” pungkasnya.(Adv)

Penulis: Tim