Lapas di Kaltim Alami Over Kapasitas

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, SAMARINDA – Lapas Kelas IIA Kota Samarinda yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, mengalami over kapasitas mencapai 300 persen.

Diketahui, saat ini ada 837 warga binaan yang berada di Lapas. Jumlah itu melebihi dari batas maksimum, yang hanya bisa menampung 217 warga binaan. Sedangkan, Lapas Narkotika Samarinda sebanyak 1245 warga binaan, dan Rumah Tahanan Kelas IIA sebanyak 1035.

Kepala Lapas Kelas IIA, Ilham Agung Setyawan mengatakan, dari over kapasitas ini sudah dilakukan penanganan agar warga binaan tetap merasa nyaman dan tidak tidur berhimpitan.

“Penanganan yang di lakukan itu berupa bangun kasur yang bertingkat 3 untuk tempat tidur para warga binaan, agar dapat tidur dengan tenang. Karena, kalau tidak seperti itu akan susah buat mereka tidur sehingga akan berhimpitan. Jadi memang, seluruh Lapas di Kaltim ini hampir semuanya over kapasitas,” ucapnya, Jumat (11/6/2021).

“Meskipun begitu, semua kegiatan harus tetap berjalan sebagaimana mestinya, kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas kita,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, tergolong sulit untuk mengendalikan over kapasitas. Sebab, Indonesia merupakan negara darurat tingkat kriminalitas yang terus menambah.

“Kami hanya bisa menerima, jika aparat penegak hukum memberikan warga binaan tentu harus ditampung, karena sudah termasuk tugas. Bervariasinya masa tahanan, juga termasuk penyebab utama over kapasitas, karena akan terus menumpuk. Tapi kami beserta para petugas keamanan lapas, akan terus mengusahakan agar kondisi lapas dapat kondusif,” ungkap Ilham.

Ilham juga mengatakan, untuk mengurangi kepadatan jumlah tahanan pihak Rutan melakukan program asmilasi atau pembebasan bersyarat tahanan selama pandemi Covid-19 berlangsung.

“Ya kami tetap melakukan protokol kesehatan seperti apa yang dilakukan teman-teman di luar sana. Kami lakukan juga di dalam sini, kalau kemarin 3M, sekarangkan jadi 5M. Sampai saat ini, kami juga belum melakukan pelayanan langsung. Tapi kami melayani kunjungan secara virtual dengan aplikasi Zoom atau video call. Titipan juga tetap kami layani dengan cara bungkusan dari luar kami ganti dengan bungkusan yang sudah kami sterilkan dari sini,” tuturnya.

Penulis: Bayu

Editor: Fairuz