slot777

slot

https://duwit.ukdw.ac.id/document/pengadaan/slot777/

https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/zeusslot/

https://insankamilsidoarjo.sch.id/wp-content/slot-zeus/

https://smpbhayangkari1sby.sch.id/wp-content/slot-zeus/

https://alhikamsurabaya.sch.id/wp-content/slot-thailand/

https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://smptagsby.sch.id/wp-content/slot-bet-200/

https://lookahindonesia.com/wp-content/bonus-new-member/

https://sd-mujahidin.sch.id/wp-content/depo25-bonus25/

https://ponpesalkhairattanjungselor.sch.id/wp-content/mahjong-slot/

https://mtsnupakis.sch.id/wp-content/slot777/

https://sdlabum.sch.id/wp-content/slot777/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/bonus-new-member/

https://sdlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://paudlabumblitar.sch.id/wp-content/spaceman/

https://duwit.ukdw.ac.id/document/pengadaan/slot777/

Masyarakat Mengadu, DPRD Kukar Desak Pembangunan Jembatan Anggana

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, TENGGARONG – Masyarakat Kecamatan Anggana mendesak pemerintah daerah (Pemda) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk segera membangun jembatan, yang menghubungkan beberapa desa di kecamatan tersebut. Puncaknya dengan mengadu langsung ke DPRD Kukar, terkait lambannya progres dari pemerintah daerah.

Memang tidak bisa dipungkiri, Kecamatan Anggana menyumbang sebagian pendapatan untuk daerah. Melalui sektor migasnya. Tapi seolah tidak diperhatikan.

Komisi III DPRD Kukar pun berang, kebutuhan jembatan yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat disana. Terutama untuk masyarakat Kecamatan Anggana. Anggaran sudah disiapkan sebesar Rp 15 miliar, untuk pembangunan jembatan tersebut. Tapi tidak ada tanda-tanda dikerjakan hingga saat ini.

“Realisasinya, sampai bulan Mei tidak ada tanda-tanda dibangun,” heran Andi Faisal.

Pengawalan pun akan dilakukan, memastikan pembangunan dapat segera dilakukan. Ditarget awal Juni sudah ada pengerjaan pemancangan tiang jembatan.

Diketahui, selama ini masyarakat memanfaatkan jembatan milik Pertamina. Tapi sudah tidak bisa digunakan lagi, sejak Februari 2021 silam. Sehingga saat ini hanya memanfaatkan jalur sungai. Itupun untuk motor saja, dengan tarif Rp5 ribu-10 ribu.

Sedangkan mobil harus menggunakan jalan alternatif yang cukup jauh. Yang seharusnya jika ada jembatan hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit untuk menyebrang. Kini perlu waktu hampir 1 jam menggunakan jalan alternatif yang ada.

Penulis : Muhammad

Editor : Fairuz