Pemkab Berau Optimalkan Peran PKK Kampung sebagai Katalisator Penurunan Stunting

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

‎KALTIMTARA.ID, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan pembangunan berbasis keluarga sebagai pilar strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Guna mengakselerasi program prioritas daerah, khususnya dalam memangkas prevalensi stunting, Pemkab Berau memperkuat kapasitas dan koordinasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hingga ke tingkat tapak di seluruh kampung.

‎Langkah ini diambil untuk memastikan kebijakan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, melainkan menyentuh langsung aspek fundamental kesejahteraan domestik. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan bahwa struktur PKK yang menjangkau hingga unit keluarga terkecil menjadikannya mitra strategis pemerintah yang paling efektif dalam menggerakkan perubahan perilaku masyarakat.

‎”PKK memiliki fungsi yang sangat penting dalam mendukung pembangunan masyarakat di tingkat kampung. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah kampung harus terus diperkuat agar program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

‎Melalui integrasi lintas sektor ini, Pemkab Berau mendorong kader PKK untuk melahirkan inovasi yang berfokus pada ketahanan pangan mandiri, penguatan ekonomi rumah tangga, serta edukasi kesehatan holistik. Peningkatan peran ini dinilai krusial mengingat penanganan stunting tidak dapat diselesaikan melalui intervensi medis semata, melainkan menuntut pembenahan pola asuh dan pola konsumsi di tingkat keluarga.

‎Dalam kerangka pencegahan tengkes, pemerintah daerah memproyeksikan kader PKK sebagai motor penggerak posyandu yang aktif. Mereka bertugas melakukan pendampingan berkelanjutan, memberikan edukasi gizi bagi ibu hamil, serta memantau secara ketat linimasa tumbuh kembang anak di lingkungan masing-masing.

‎”Melalui edukasi gizi dan penguatan kegiatan posyandu, PKK diharapkan dapat menjalankan program-program yang efektif dan tepat sasaran sehingga mampu mendukung upaya pencegahan stunting di Kabupaten Berau,” tambah Sri Juniarsih.

‎Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kelembagaan dan kompetensi para kader di lapangan. Sinergi yang solid antara TP PKK, aparatur pemerintahan kampung, dan perangkat daerah terkait diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian keluarga sekaligus mencetak generasi masa depan Berau yang sehat dan berdaya saing tinggi. (Adv)

Penulis : Dewi