Asah Karakter dan Bakat Lapangan Hijau, Pemkab Berau Gandeng PSS Sleman Gembleng Atlet Muda

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia sektor olahraga dengan menyasar pembinaan usia dini. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembukaan program Coaching Clinic Futsal di SMP Negeri 1 Gunung Tabur, Selasa (14/7/2026).

‎Menggandeng korporasi swasta PT Artha Tunggal Mandiri dan klub sepak bola profesional Liga Indonesia, PSS Sleman, kolaborasi ini membawa jajaran pelatih berpengalaman untuk mentransfer ilmu taktis dan teknik modern langsung kepada talenta-talenta muda di Bumi Batiwakkal.

‎Hadir membuka acara mewakili Bupati Berau, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Andi Marewangeng, menegaskan bahwa investasi pada pembinaan olahraga usia dini merupakan langkah konkret dalam membentuk portofolio generasi muda yang kompetitif. Menurutnya, lapangan olahraga adalah laboratorium terbaik untuk menggembleng mentalitas anak muda di luar ruang kelas akademis.

‎”Olahraga bukan hanya sarana untuk meningkatkan kebugaran tubuh, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter. Di dalamnya tumbuh nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, sportivitas, serta semangat pantang menyerah yang sangat dibutuhkan generasi muda dalam menghadapi tantangan kehidupan,” ujarnya.

‎Dirinya juga menyoroti urgensi penyediaan ruang aktivitas fisik positif di tengah derasnya arus digitalisasi. Pembinaan olahraga yang terstruktur dinilai menjadi penawar efektif guna mereduksi ketergantungan anak-anak pada gawai, sekaligus mengarahkan energi mereka pada gaya hidup yang lebih produktif dan sehat.

‎Pemerintah daerah, lanjutnya, memandang pembangunan sektor olahraga sebagai instrumen vital dalam mencetak SDM unggul yang siap bersaing di kancah nasional hingga global. Ia pun berpesan kepada para siswa agar menyerap seluruh materi pelatihan, tidak hanya sebatas keterampilan teknis di lapangan.

‎”Jangan hanya belajar teknik menggiring bola, mengoper, atau mencetak gol. Jadikan kesempatan ini untuk membangun disiplin, menghargai waktu, menghormati pelatih, menjaga kekompakan tim, serta membentuk mental juara yang akan menjadi bekal di masa depan,” tuturnya.

‎Keberhasilan menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan di Berau, menurutnya, tidak bisa bertumpu pada pemerintah daerah semata. Dibutuhkan sinergi kolektif yang melibatkan pihak sekolah, orang tua, sektor swasta, hingga masyarakat luas. Dengan kolaborasi lintas sektor yang solid, Pemkab Berau optimistis akselerasi prestasi olahraga daerah akan berjalan beriringan dengan penyiapan generasi emas penyokong visi Indonesia Emas 2045. (Adv)

Penulis : Dewi