Air Bersih dan Sampah Jadi Fokus, Maratua Dikebut Benahi Infrastruktur Dasar

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, MARATUA – Di balik pesona wisata bahari yang mendunia, Pulau Maratua masih menghadapi tantangan mendasar terkait ketersediaan air bersih dan pengelolaan sampah. Dua persoalan itu kini menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Berau untuk mendukung kenyamanan masyarakat sekaligus menjaga daya tarik pariwisata.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, saat meninjau pembangunan embung dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Pulau Maratua, Jumat (5/6/2026).

Dalam kunjungannya, Sri Juniarsih menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar menjadi kebutuhan mendesak di wilayah kepulauan. Menurutnya, keberhasilan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan terpenuhinya kebutuhan masyarakat setempat.

Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah percepatan pemanfaatan embung untuk mendukung layanan air bersih. Pemerintah daerah berencana mengoptimalkan fasilitas yang sudah dimiliki guna mempercepat operasional sistem penyediaan air tanpa harus membangun seluruh infrastruktur dari awal.
“Kita bisa menghemat anggaran cukup besar dengan memanfaatkan mesin pengolahan air bersih yang sudah ada. Lahannya tersedia dan dalam waktu dekat prosesnya akan kita lanjutkan,” ujarnya.

Pemanfaatan kembali fasilitas lama tersebut dinilai menjadi solusi yang lebih cepat dan efisien dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih yang memadai.

Selain persoalan air, pengelolaan sampah juga menjadi perhatian serius. Bupati turut meninjau progres pembangunan TPS yang diharapkan mampu memperkuat sistem penanganan sampah di pulau wisata tersebut.

Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menjaga citra Maratua sebagai salah satu destinasi unggulan Berau. Karena itu, keberadaan sarana pendukung pengelolaan sampah harus terus diperkuat agar penanganannya lebih efektif dan berkelanjutan.

“Pariwisata tidak hanya soal keindahan alam, tetapi juga bagaimana lingkungan tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” katanya.

Sri Juniarsih berharap berbagai pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan dapat segera dimanfaatkan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Ia menegaskan, wilayah pesisir dan kepulauan tetap menjadi bagian penting dalam agenda pemerataan pembangunan daerah.

“Maratua merupakan salah satu wajah pariwisata Berau. Karena itu, kebutuhan dasar masyarakat harus terus menjadi prioritas agar pembangunan dan pariwisata bisa tumbuh bersama,” pungkasnya. (Adv)

Penulis : Dewi / Tim