Diduga Tak Memenuhi Syarat, Bangunan Pergudangan di Bukit Pinang Akan Ditindak Tegas

Subscribe Youtube KALTIMTARA NEWS

KALTIMTARA.ID, SAMARINDA – Pembangunan pergudangan milik salah satu perusahaan di Jalan Pengeran Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu, diduga memiliki Izin Membangun Bangunan (IMB) akan tetapi tidak memenuhi syarat. Untuk itu, Walikota Samarinda Andi Harun mengambil langkah cepat terkait hal tersebut.

“Insya Allah, tim sudah bekerja. Saya sudah membentuk tim teknis untuk melakukan evaluasi. Tim teknis sudah bekerja secara maraton. Insya Allah hari Senin tanggal 28 Juni 2021 nanti, mudah-mudahan selesai dan akan kami umumkan kesimpulannya. Termasuk adanya tindakan menurut hukum dari pemerintah yang akan kita lakukan pada kegiatan pembangunan pergudangan itu,” kata Andi Harun, Jumat (18/6/2021).

Orang nomor satu di Kota Samarinda itu menjeskan, jika mengacu pada aturan yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 34Tahun 2004 tentang Bangunan dalam Wilayah Samarinda, dan Perda Nomor 4 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Samarinda 2014–2034, perusahaan tidak boleh membangun tanpa pengesahan site plan.

Kemudian dokumen acuan yang menampilkan desain kawasan meliputi detail area kegiatan utama, fasilitas umum, dan fasilitas sosial, hingga area hijau.

“Kita tunggu saja kinerja tim teknis ini ke depan. Senin 28 Juni nanti keputusannya akan keluar. Yang jelas tidak menutup kemungkinan kami akan lakukan tindakan tegas,” pungkasnya.

Di dalam rapat tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hero Mardanus, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nurrahmani, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Jusmaramdhana Alus, serta Lurah Bukit Pinang Eko Purwanto.

Penulis : Tim

Editor : Fairuz